Tampilkan postingan dengan label inspiring. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiring. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Januari 2012
Selasa, 06 September 2011
Dikejar waktu, mempertaruhkan mimpi. ayo lari!
written by
my sweetheart, Ria Hanistya
semua orang punya mimpi. termasuk saya. saya, waktu TK sudah bermimpi jadi paskibraka di istana negara. setiap tujuh belasan, tak pernah saya lewatkan acaranya. setelah bapak pulang, saya akan pakai sepatunya lalu bergaya ala paskibraka membawa bendera.
waktu SD, saya sudah ingin nantinya jadi mahasiswa STAN. entah, siapa yang duluan menginspirasi saya. dan mimpi-mimpi lainnya. saya mimpi jadi putri lingkungan hidup, saya mimpi jadi jurnalis DBL, mimpi ini mimpi itu.
sampai SMP kegemaran saya berlanjut. bermimpi.
mimpi ke Amerika, punya foto di sunset boulevard atau san diego bukan di patung liberty. kenapa? karena Tom Cruise syuting film top gun disana. karena, kata seorang saudara, di sana ada toko kecil yang menjual lipgloss aneka rasa. mulai stroberi, coklat, kacang, apel dsb. hehe
tak lama lulus dari jhs, saya mengenal sosok seorang soe hok gie. sosok hampir sempurna, yang hmmm boleh dibilang tak terkatakan. singkatnya, saya amat mengidolakannya. maka, kampus Universitas Indonesia jadi sasaran. saya mau kuliah disana, apapun halangannya :o
membaca laskar pelangi, mengenal andrea hirata, membaca sejarah hidupnya melemparkan saya pada bagian dunia yang lain. EROPA. yes, e r o p a. europe. poundsterling. madrid. alhambra. FRANCE. eiffel. holland. eurotrail. italia. visa schengen. berlin. eropa selatan, lalu jalan ke barat. amsterdam. HOLLAND.
menembus garis batas. mengisi lembar kosong paspor. meminta izin transit ke kedutaan.
tick tock tick tock tick tock time's ticking. maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan?
waktu jalan terus, berbagai hal terjadi. banyak mimpi yang harus lunas di tengah jalan. bukan terlaksana, tapi batal dilaksanakan. saya kesampaian jadi jurnalis, tapi kalah memalukan. saya hancurkan prestasi saya di SMP, dan bukan lagi siapa-siapa. masa lalu saya buruk, kalau kau tahu. saya batal ke istana negara, batal jadi paskibraka, karena saya malas ikut latihan karena harus dibentak-bentak. menghapus mimpi tentang amerika, karena saya putus asa. saya dihajar waktu. saya diterjang jarum jam yang terus bergerak, kalender-kalender yang terus berganti. januari, februari, maret, ..., desember. januari lagi.
saya masih disini. di anak tangga yang sama menuju kesuksesan. tak ada geliat, tak ada upaya. saya masih bukan siapa-siapa.
menjelang usia yang ke tujuh belas, saya dihadapkan pada pilihan. masa abu-abu atau putih lurus demi FKUI yang saya idam-idamkan. saya pilih yang pertama. karena saya menganggap masa SMA tak kan pernah terulang kembali geloranya. dengan segala resikonya. saya masih belajar, tapi saya terbelakang. saya ikut bimbingan tapi saya tak juga pintar. saya menyesal, karena selain teman-teman yang fantastis itu, saya hanya dapat seorang pacar yang bisanya cuma diam saja. itu saja.
pada akhir studi, saya berhadapan dengan realita bahwa saya tak mampu bersaing dengan mereka yang memertaruhkan harapan di FKUI. saya mundur teratur, mempersilahkan mereka yang semangatnya menggebu untuk terus melaju. saya mencoret acara promnight yang saya idam-idamkan sejak awal masuk sekolah. karena saya malu, saya belum mampu memberikan apa yang ayah dan ibu inginkan selama ini.
ini semua murni kesalahan saya. bukan pacar saya-dia sama sekali tak bersalah. tapi bila dia menggangap saya sebaliknya, wah alangkah kejamnya-, bukan teman saya, bukan pergaulan saya. bukan salah siapa-siapa.
namun Tuhan membentangkan masa depan baru untuk saya. masa depan yang harus saya pertanggungjawabkan. sendiri. masa depan ini, ada di tempat yang tak pernah saya pikirkan, apalagi impikan untuk andil di dalamnya. fakultas farmasi.
saya baru memulai dua langkah. akan ada ribuan langkah lainnya, yang akan mengantarkan saya ke percabangan kehidupan yang sesungguhnya, kesuksesan atau kegagalan. membahagiakan orang tua, atau sebaliknya.
mengukir prestasi atau mencoret tinta merah kesalahan yang sama. pilih saja.
mulai sekarang mimpi saya akan daratan eropa dipertaruhkan. saya harus mulai berdamai dengan waktu, dan kamu juga harus begitu. karena ada eropa yang menunggu tanahnya dijejak, ada mereka yang harus dibanggakan. ayo lari! ayo lari!
jadilah kuat. akan kita jalani bersama pilihan yang sama. pergi ke eropa :)
p.s :
it's totally for you my dearest deskmate :)
aku mau ke france, aida mau ke holland, kamu mau ke berlin. apa salahnya kalo satu pesawat? :))
Langganan:
Postingan (Atom)