Rabu, 07 September 2011

It's not "Success and failure", it's "Success" and "Failure"


Tiga detik yang lalu saya teringat. Soal mimpi, cita-cita dan... segala sesuatu mengenai angan angan .

Tuhan menyediakan jalan bagi mimpi, saya tahu. Satu jalan dengan dua cabang dan dua akhir. Saya seribu persen yakin, saya khatam mengenai ini. Ya, mengenai "success and failure". Hanya yang kadang tidak saya sadari adalah success and failure aren't a lottery, yang dengan segala macam kemungkinan baik dan buruk atau sangat baik dan sangat buruk yang akan keluar nantinya, menggugat kita untuk menerima dengan lapang dada secara mutlak. Mutlak, absolut, tidak ada tawaran. 

Success and failure bagi saya adalah, mahakata dengan mahamakna. Dua kata yang tidak sembarang kata dan opsional. Opsional kawan ! yang artinya, kita yang pilih kemana mimpi mimpi itu kita arahkan. "Success"or "Failure". Yang artinya lagi, bukan " Success and Failure", tapi "Success" and "Failure".Ya, saya lalai mengenai hal ini, dan itu sangat memalukan.
 
Benar kawan, saya malu. Bahkan kepada lembaran buku agenda saya yang penuh akan mimpi mimpi besar yang berantakan. Gagal hampir total. Mungkin yang masih tersisa adalah tentang Holland, Perfect wedding, dan hidup sebagai lansia terbahagia dan ceria dengan cucu cucu manis seperti lolipop.
jujur saja kawan sekalian, saya, yang awalnya bersemangat '45 setiap menuliskan mimpi mimpi baru saya sendiri kedalam agenda, sempat tidak berani dan menjadi pengecut besar atas mimpi mimpi itu, bahkan untuk sekedar membayangkan. Saya terlalu pengecut untuk gagal lagi dan justru itu kesalahan terbesar saya. Kegagalan yang sebenarnya.

Saya selalu bangga memiliki sahabat terbaik sepanjang jaman, selalu. Mereka semacam... obat penambah stamina, penguat sistem imun yang ringkih. Dan ya, saya bangkit  :)
Sepenuhnya bangkit .
Saya -akan mencoba- tidak takut gagal. Saya siap gagal 99 kali dan bangkit 100 kali, sungguh. Ini janji.
Demi mimpi yang masih tersisa. Demi Holland, Perfect wedding, dan hidup sebagai lansia terbahagia dan ceria dengan cucu cucu manis seperti lolipop. Dan, demi kedua orangtuaku atas... atas segalanya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar