Lea : "Raga, banyak hal yang kadang susah buat aku ngertiin dari kamu. Tapi justru karena segala pertanyaan itu kamu jadi sosok yang tepat buat aku belajar. Tentang bersikap, tentang hidup, tetang apa saja. Senyummu mirip ayah. Tenang dan tanpa tergesa. Semakin kesini aku ngerasa kamu semakin berbeda. Dan bukan berarti, bukan jadi sosok yang kusuka. Justru kayanya yang naksir kamu sekarang itu, Dunia. Sayang, aku ikhlas kalau kamu ingin bersanding dengan Dia yang terhebat, Tuhan."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar