Kalian luar biasa. Aku kangen hebat masa-masa kita berperang melawan rasa cemas, namun tetap tertawa, menertawakan beban-beban itu. Bagaimana kita melakukannya dulu ?
Aku kangen hebat jam kosong, lalu kita membicarakan hal-hal konyol kemudian tertawa bersama mengejek beban-beban itu. Aku kangen hebat menangis bersama kalian saat mengingat kita mungkin akan berpisah. Ya Tuhan, aku kangen putih abu-abuku. Dimana semua mimpi menjadi benar. Semua harapan menjadi dekat.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar