Aku tak pernah tahu seberapa kuat kenangan bisa bartarung melawan waktu. Terkadang hanya sedikit sakit ketika sadar bahwa hari akan terus bergulir dimakan detik demi detik.
Yang kupahami, setiap jengkal
kejadian yang kususuri selama hidupku punya umur. Benar, tak akan pernah ada
yang abadi dalam sesuatu yang tak abadi. Aku paham jika hidup ini tidak boleh
statis. Tapi, entahlah, justru terlalu sering aku merasakan bahwa semua terlalu
monoton dan membosankan.
Aku harus mencoba paham
bahwa ilmu sains sehebat apapun tak akan ada yang berhasil melumpuhkan waktu,
barang hanya sejenak. Lagi. Sekalipun aku ingin mempertahankan.
Sejarah.
Ya, barangkali sejarah
cukup mewakili betapa semua masa-masa itu sudah kulewati dan tak akan pernah
bergulir lagi.
Kenang.
Hilang.
Kumohon meninggalkan jejak.
















.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


