Tampilkan postingan dengan label live and matter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label live and matter. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Desember 2013
-too much late- post
Hai, apa kabar nebulaku ?
Sudah satu tahun sejak desember tahun lalu. Sebentar lagi 2014. Aku sedang sekarat.
Ini sepotong visual cerita favoritku tahun ini. Aku sudah 20 tahun. Semoga Siriusku semakin dekat.
Ps. Yuni lupa ulang tahunku.
Ps. Tidak ada lagi voldemort
Semua sudah berbeda.
Rabu, 24 Juli 2013
Crumble
Hai Sirius, dimana kamu sekarang ? Aku harap secepat mungkin aku menemukanmu. Nebulaku sedang kosong.
Gelap.
Aku jatuh, Sirius. Dihempaskan mentah-mentah oleh ekspektasiku tentang beberapa hal yang membuatku semakin lemah. Bertubi-tubi. Sakit sekali rasanya.
Katakan. Katakan bahwa langit tidak akan runtuh tanpa bintang, Sirius. Maka Nebulaku akan selalu baik-baik saja karena bintang baru akan lahir setelah ini, bukan ?
Aku percaya, Sirius. Sungguh. Hanya saja...
Disini terlalu sesak, Sirius. Aku seperti dibebat pertanyaan-pertanyaan yang aku sendiri tidak paham. Aku ingin menghilang sejenak dari sini. Terbang ke tempatmu yang sesungguhnya di hamparan antariksa.
-aku masih Canopus-
Rabu, 23 Januari 2013
KNGN~
Aku tak pernah tahu seberapa kuat kenangan bisa bartarung melawan waktu. Terkadang hanya sedikit sakit ketika sadar bahwa hari akan terus bergulir dimakan detik demi detik.
Yang kupahami, setiap jengkal
kejadian yang kususuri selama hidupku punya umur. Benar, tak akan pernah ada
yang abadi dalam sesuatu yang tak abadi. Aku paham jika hidup ini tidak boleh
statis. Tapi, entahlah, justru terlalu sering aku merasakan bahwa semua terlalu
monoton dan membosankan.
Aku harus mencoba paham
bahwa ilmu sains sehebat apapun tak akan ada yang berhasil melumpuhkan waktu,
barang hanya sejenak. Lagi. Sekalipun aku ingin mempertahankan.
Sejarah.
Ya, barangkali sejarah
cukup mewakili betapa semua masa-masa itu sudah kulewati dan tak akan pernah
bergulir lagi.
Kenang.
Hilang.
Kumohon meninggalkan jejak.
Senin, 25 Juni 2012
Feelings
Hai sesuatu yang tak pernah bisa teraba bahkan oleh logikaku, aku tahu kabarmu sedang tidak baik. Terlalu tahu. Sebab aku tak pernah beranjak mengacuhkanmu bahkan ketika kau berusaha mematikanku lewat caramu yang selalu tak bisa kumengerti. Bahkan ketika tiba waktu dimana aku hampir tak sanggup bernafas, aku masih selalu berusaha membacamu.
Hai sesuatu yang selalu membuatku bingung bahkan untuk memahami diriku sendiri, bagaimana jika pada akhirnya aku tak pernah mengerti seperti apa seharusnya aku bersyukur atas apapun yang telah dipercayakan Tuhan padamu untuk aku pelajari. Bahkan jika aku tak pernah bisa terlalu paham cara membuat diriku sendiri bahagia dengan dewasa.Hai sesuatu yang tak nyata, yang bahkan tak pernah ku tahu wujudmu, aku terlalu bisa tahu dirimu. Mengapa begitu banyak wajahmu dalam diriku yang terlalu sering kau putar balik? Tahukah kau, aku yang pusing.Hai sesuatu yang gaib, sesuatu yang besar didalam sini, sesuatu yang entah harus kubicarakan seperti apa lagi tentangmu, ketika aku berkaca dicerminku yang kini memburam tertutup salah satu dari begitu banyak wajahmu yang paling tak kusukai, aku menyadari detik itu juga; bahwa aku masih aku sedikitpun tak berubah. Bahkan atas usaha kerasmu.
Sabtu, 16 Juni 2012
Spam
Udah kesekian kalinya, dan kamu pasti bisa tau kenapa aku diemin kamu. Kalo boleh jujur, aku sakit hati. Ya sama sikapmu. Mungkin kamu terbiasa begitu dikehidupanmu sebelumnya yang entah aku ngga paham. Dan ya, aku juga udah terbiasa dianggap remeh, dianggep nggak ada, sungguh aku bener-bener udah terbiasa. Tapi ngga tau kenapa aku ngerasa kamu keterlaluan. Pleaseeeee, kalo emang aku ada salah kamu bilang, kamu ngomong. Jangan aku terus yang disuruh belajar ngertiin kamu.
Sebenarnya simple, tapi jadi runyam. Mungkin sekarang aku ikut-ikutan jadi kaya anak kecil, tapi kalo kaya gini caramu, aku jadi mikir apa mending sekarang main egois egoisan aja ya ? Ya Allah, maaf. Ingetin aku kalo aku salah :(
Sabtu, 19 Mei 2012
Some things changed
Kadang, aku merasa seperti salah jalan. Rasanya aneh. Seperti didepan cuma ada jalanan lengang dengan orang-orang asing bermata sinis, tapi tetap harus jalan. Jujur, aku takut. Semacam, rute yang aku bawa sekarang ini semakin lama semakin blur, nggak jelas, mungkin sebentar lagi ngga kebaca.
Some things changed. I admit, i really miss how things used to be. Mungkin sebenernya selama ini aku ngga pernah bener-bener jalan. Aku sibuk lihat seberapa indah hari-hariku dibelakang, padahal hidupku didepan menuntut buat belajar. Itu yang buat semuanya makin blur, ya ? tapi sungguh aku belum bisa terlalu paham kalau ternyata some things are really changed, and requires me to do the same thing. I really don't have any idea !! Gelaaaaaaaap.
Sabtu, 17 Maret 2012
Kamis, 26 Januari 2012
Senin, 23 Januari 2012
Roman picisan
Entah apa itu namanya, tapi yang jelas menyakitkan. Aku merasakannya walau tidak mengalaminya. Ini bukan apa-apa, tapi ini menyakitkan.
Dear Ayu Yuni, my beloved
Mengenai ceritamu tentang dia, Jika boleh aku mengatakan, mungkin itu semacam, cobaan bagi cinta. Ya, barangkali memang, para pecinta sepertimu 'dikutuk' untuk selalu melupakan.
Kufikir dulu, waktu satu-satunya masalah bagi seseorang yang mencintai, hingga sampai saatnya ia sadar bahwa ternyata waktu telah memakan habis cintanya. Mungkin masih disisakan sedikit. Sedikit, tak banyak.
Tapi ternyata, jarak juga ikut-ikutan. Jahat sekali. Entah siapa yang jahat. Kufikir, dia yang jahat, yang kau cintai itu. Menghilang dengan alasan klasik aneh dan memberi kenyataan yang memuakkan. Bahwa ternyata, ada orang lain.
Ah dasar anak SMA.
Begini sayang, sebenarnya masalah bangkit, melupakan lalu ikhlas dan menganggap semua itu sebagai masa lalu adalah sesuatu yang opsional, antara mau atau tidak. Antara ingin atau tidak. Sederhana, tapi susah ya ? Tinggal kamu mau pilih yang mana, otoritas penuhmu.
But pleaaaase dnt cry anymore dan membuat dia merasa berharga dimatamu. karena, secara sadar atau tidak, itu akan menusuk lebih dalam.
Kufikir yang terbaik untukmu saat ini adalah melupakan. menjalani kutukan itu dengan ikhlas. Tapi ini hanya saran dari temanmu yang tidak tahu apa-apa. Sisanya terserah kamu.
Jangan sekali-sekali berfikir bahwa melupakan semuanya tentang dia sebagai persoalan yang absurd. Karena ini persoalan waktu, aku yakin kamu tahu benar itu.
Begini, setidaknya memori itu akan abadi dalam catatan masa. Bahwa dia pernah membuat hari-harimu mejikuhibiniu, indah. Tapi cukup dalam catatan masa. Ya ?
Tapi ngomong-ngomong, cinta itu apa ?
Minggu, 22 Januari 2012
Aku dan kamu = kita, masihkah ?
Pernah tidak, merasa jauh padahal tidak ada jarak ?
Well, aku pernah.
Rasanya, aneh. Entah apa yang membuat jauh, aku tidak tahu. Mungkin dia tahu, hanya tidak ingin memberitahuku. Sebenarnya akupun punya banyak hipotesa. Mungkin ini, mungkin itu. Ya, tapi semuanya hanya mungkin.
Ini menyedihkan, sungguuuuuh. Jauh lebih menyedihkan daripada mengetahui seseorang yang sudah hatimu bidik begitu lama, punya kekasih baru. Percayalah . Begini, coba saja kamu bayangkan ketika sahabatmu tiba tiba menjadi orang asing, what a sick ! sad isn't it ?
Well, aku pernah.
Rasanya, aneh. Entah apa yang membuat jauh, aku tidak tahu. Mungkin dia tahu, hanya tidak ingin memberitahuku. Sebenarnya akupun punya banyak hipotesa. Mungkin ini, mungkin itu. Ya, tapi semuanya hanya mungkin.
Ini menyedihkan, sungguuuuuh. Jauh lebih menyedihkan daripada mengetahui seseorang yang sudah hatimu bidik begitu lama, punya kekasih baru. Percayalah . Begini, coba saja kamu bayangkan ketika sahabatmu tiba tiba menjadi orang asing, what a sick ! sad isn't it ?
My dearest,
Betapapun anehnya keadaan ini, aku merindukanmu beserta cerita-ceritamu mengenai paris dan eropa. Aku masih sahabatmu, jika kamu masih mau :)
Langganan:
Postingan (Atom)

