Tampilkan postingan dengan label feelin'. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feelin'. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2013

Surat yang tak pernah sampai #2

Hari ke duapuluhempat bulan Juli. And I haven't moved yet.

Hai, apa kabar hari ini ? Langit pagi ini gelap ya, lalu tiba-tiba hujan lebat. 
Pagi ini mataku sembab. Lalu hariku mendadak jadi aneh. Semuanya tampak monoton dan aku menjadi terlalu lemah untuk tidak menangis. Iya, aku lemah. Aku terlalu memikirkan hal-hal kecil, dan aku benci menjadi begitu.

Aku capek sekali, tapi tidak bisa tidur semalaman. Rasanya tidak enak. Semoga kamu selalu diberikan ketenangan dan kedamaian untuk menutup hari setiap malam. Semoga mimpimu selalu diindahkan.
Selamat malam..

Senin, 15 Juli 2013

Surat yang tak pernah sampai # 1

Hai..
Semuanya tampak begitu berbeda ya. Jika saja kamu paham kalau aku bukan mentalis yang bisa baca pikiran tanpa kamu bilang apapun untuk membuatku paham. Tidak hanya mengerti.
Aku selalu bingung dan rasanya sangat sedih untuk memaksa diri sendiri paham.
Ya.. Andai aku mampu bilang.

Hari ini aku sakit, demam. Semoga kamu selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan dimanapun kamu.
Sampai jumpa..

Kamis, 27 Juni 2013

Overcast

Hai...
Nebulaku kekurangan cahaya. Sedang monoton. 
Akhir-akhir ini rasanya capek sekali. Aku berharap, aku masih canopus. 

Kuperkenalkan satu hal yang menjadi musuhku di Nebula ini. Namanya Katai Putih. Lain kali akan kuceritakan ya.. Sampai jumpa.

-canopus-

Rabu, 23 Januari 2013

KNGN~


Aku tak pernah tahu seberapa kuat kenangan bisa bartarung melawan waktu. Terkadang hanya sedikit sakit ketika sadar bahwa hari akan terus bergulir dimakan detik demi detik.  

Yang kupahami, setiap jengkal kejadian yang kususuri selama hidupku punya umur. Benar, tak akan pernah ada yang abadi dalam sesuatu yang tak abadi. Aku paham jika hidup ini tidak boleh statis. Tapi, entahlah,  justru terlalu sering aku merasakan bahwa semua terlalu monoton dan membosankan.

Aku harus mencoba paham bahwa ilmu sains sehebat apapun tak akan ada yang berhasil melumpuhkan waktu, barang hanya sejenak. Lagi. Sekalipun aku ingin mempertahankan.

Sejarah. 
Ya, barangkali sejarah cukup mewakili betapa semua masa-masa itu sudah kulewati dan tak akan pernah bergulir lagi.

Kenang.
Hilang.
Kumohon meninggalkan jejak.




Senin, 05 November 2012

Aku kangen kamu

Teramat sangat.
Entah sejak kapan aku merasa aku begitu kehilangan kamu. 

Kamu selalu bilang kalo everything is gonna be fine and all is well. Percaya deh, i've been trying to accept, tapi nggak tau kenapa rasanya hari-hariku sekarang nggak pernah se-fine dan se-well dulu, waktu kamu masih disini sama aku. Kenyataanya adalah kita sekarang udah jauh secara jelas. Nggak kerasa yah, kita udah gede sekarang, udah kuliah. Aku disurabaya kamu di malang. Cukup jauh untuk aku ujug ujug ke kamu buat ngeluh macem macem tentang hidupku yang selalu  nggak pernah simple. 
Aku selalu berdoa sama Allah supaya kamu jadi kuat disana sendirian. dan nggak perlu waktu lama kamu bisa selalu bilang kalo kamu dikelilingi temen-temen yang hebat disana, aku bersyukur. Terlebih kamu ketemu seseorang yang bisa bikin kamu bahagia tiap waktu. finally yaaaah... :)
Nggak tau kenapa tiba-tiba aku takut kamu lupa sama aku. Aku kangen kamu, teramat sangat. Entah sejak kapan aku merasa begitu kehilangan kamu. Kalo diingat-ingat, 3 tahunan kan ya kita kenal ? 3 tahun waktu yang kita butuhkan buat jadi sedekat waktu itu. Sayangnya kuliah butuh waktu lebih lama dari 3 tahun kita di masa sebelum ini. Pasti temen-temenmu disana bakal seneng banget deh, soalnya kamu baik :)

Nggak ada yang sama seperti sebelum sekarang, semua berubah, kayak waktu. Mungkin kita juga gitu. 

Aku selalu bersyukur aku kenal kamu dikehidupanku sebelum sekarang. Iya, kadang aku ngerasa kamu saudara kandung yang Allah lupa kasih ke aku.

Senin, 25 Juni 2012

Feelings


Hai sesuatu yang tak pernah bisa teraba bahkan oleh logikaku, aku tahu kabarmu sedang tidak baik. Terlalu tahu. Sebab aku tak pernah beranjak mengacuhkanmu bahkan ketika kau berusaha mematikanku lewat caramu yang selalu tak bisa kumengerti. Bahkan ketika tiba waktu dimana aku hampir tak sanggup bernafas, aku masih selalu berusaha membacamu. 

Hai sesuatu yang selalu membuatku bingung bahkan untuk memahami diriku sendiri, bagaimana jika pada akhirnya aku tak pernah mengerti seperti apa seharusnya aku bersyukur atas apapun yang telah dipercayakan Tuhan padamu untuk aku pelajari. Bahkan jika aku tak pernah bisa terlalu paham cara membuat diriku sendiri bahagia dengan dewasa.
Hai sesuatu yang tak nyata, yang bahkan tak pernah ku tahu wujudmu, aku terlalu bisa tahu dirimu. Mengapa begitu banyak wajahmu dalam diriku yang terlalu sering kau putar balik? Tahukah kau, aku yang  pusing.
Hai sesuatu yang gaib, sesuatu yang besar didalam sini, sesuatu yang entah harus kubicarakan seperti apa lagi tentangmu, ketika aku berkaca dicerminku yang kini memburam tertutup salah satu dari begitu banyak wajahmu yang paling tak kusukai, aku menyadari detik itu juga; bahwa aku masih aku sedikitpun tak berubah. Bahkan atas usaha kerasmu.

Sabtu, 19 Mei 2012

Some things changed

Kadang, aku merasa seperti salah jalan. Rasanya aneh. Seperti didepan cuma ada jalanan lengang dengan orang-orang asing bermata sinis, tapi tetap harus jalan. Jujur, aku takut. Semacam, rute yang aku bawa sekarang ini semakin lama semakin blur, nggak jelas, mungkin sebentar lagi ngga kebaca. 
Some things changed. I admit, i really miss how things used to be. Mungkin sebenernya selama ini aku ngga pernah bener-bener jalan. Aku sibuk lihat seberapa indah hari-hariku dibelakang, padahal hidupku didepan menuntut buat belajar. Itu yang buat semuanya makin blur, ya ? tapi sungguh aku belum bisa terlalu paham kalau ternyata some things are really changed, and requires me to do the same thing. I really don't have any idea !! Gelaaaaaaaap.

Jumat, 17 Februari 2012

Rumit

       Padamu, aku tak ingin berharap banyak sesungguhnya. Aku hanya terlalu pengecut untuk sakit hati lagi.  Kenyataannya, jatuh cinta padamu aku tak punya kendali. Betapapun kupaksa diriku untuk tidak tersenyum sepanjang hari seperti orang gila, aku tidak terlalu berhasil. Kenyataannya lagi, perasaanku padamu hidup seperti sel--selalu membelah tanpa kita sadari untuk memperbanyak diri-- Ya, begitulah, sama seperti perasaan ini. Perasaan yang tidak terlalu berhasil kuterka bagaimana akan membawa hari-hariku berikutnya yang sangat membosankan dan statis ini. 
       Mengenalmu adalah hal yang indah. Kamu selalu berhasil membuatku memikirkanmu dalam khayalanku yang selalu sempurna. Tapi, seberapa indah khayalan jika tetap khayalan ? Kamu selalu membuatku mempunyai alasan untuk tetap berada disini, dalam persaan yang kelabu, tak jelas. Kesalahannya adalah, aku betah. 
       Berada disuatu ketidakjelasan adalah tidak menyenangkan, semua orang tahu, kuyakin kamu juga tahu. Mungkin persaanmu padaku juga abuabu, ya ? Kita memang rumit. Rumit, tapi indah. 

Tolong ya, secepat mungkin memberiku kabar, apapun itu .
Dan, jika semua tentangmu selama ini adalah salah, sadarkan aku secepat mungkin. Sekarang juga. 

Senin, 13 Februari 2012

Kepada Kamu

Kepada kamu, yang membuat hari-hariku sungguh berbeda

       Kamu, apa kabar ? Mungkin aku punya cukup nyali untuk menanyakannya secara langsung mengenai kabarmu, setidaknya lewat sms. Hanya saja, kufikir kamu yang tak punya cukup waktu untuk menjawabnya. Dan, aku selalu punya alasan untuk paham. Bahwa kamu sangat sibuk. 
       Dan pada kenyataannya, memang aku harus selalu punya alasan untuk paham, aku tidak ada pilihan. Toh aku, sama sekali bukan siapa-siapa buat kamu, kan ? Sekalipun setiap malam kita saling mengirim perhatian lewat sms. Atau mungkin, hanya aku yang melakukannya ?
       Entah bagaimana awalnya, yang aku tahu kamu membuat 24 jamku menjadi berbeda. Menjadi aneh. Dan, entah apalagi istilahnya. 
        After all, aku hanya senang kamu bisa menjadi bagian dari 24 jamku yang monoton. Aku belum terlalu bosan untuk menunggumu membalas smsku dengan tidak melakukan apapun. Aku belum terlalu bosan untuk mengahrapkan perasaan yang hampir tumpah ini kamu ketahui. Aku belum terlalu bosan untuk mendengarkanmu mencelaku dalam kelakarmu yang tidak lucu. Aku belum terlalu bosan. Setidaknya sampai nanti, sampai aku mengerti bahwa ternyata semua ini konyol.

P.S Kalau begitu, sampai nanti yaa. 

P.S Kalau kamu keberatan dengan sikapku kepadamu yang selalu menanyakanmu sudah makan atau belum, tunggu saja sampai aku benar-benar sadar bahwa ini memang konyol. Sabar saja ya, mungkin sebentar lagi. Jika kamu benar-benar tidak tahan, ya sudahlah pergi saja.

Tertanda,
Aku yang memendam rasa kepada kamu

Jumat, 03 Februari 2012

:))

Hatiku lompat lompat. Ya Tuhan, tolong jaga jangan sampai ketinggian yaa, nanti kalau jatuh sakit :))

Selasa, 30 Agustus 2011

goodbye ?

suddenly, i miss them . 
sudah 3 tahun ternyata, tapi entah aku benci menyadarinya .Rasanya terlalu singkat waktu yang diberikan Tuhan . Teringat bagaimana tingkah kita saat pertama saling mengenal, Tuhan aku ingin menangis detik ini juga . Terlalu banyak yang harus diceritakan untuk mengenang perjalanan kami, and honestly it was too beautiful to describe by language, swear .
I never thought I'd say this, but, I hate college. Because there is no you guys .
But, yeah I understand, actually, try to understand . I'm so sorry for being childish, I just never thought that I'd face the world without you all . Isn't that terrible ? yeah, i know .

Enw, dimanapun kita berada, sejauh apapun kita terpisah, hati kita tertaut pada satu bintang yang sama, ingat itu ? . Kita tidak benar benar terpisah kan ? 
I'm gonna miss you all times . text me whenever you need .
































 fotonya zakia puspa ramdhani nggak ada, nggak ikut ke Bali sih :(
 tapi yang jaman jadul banget ada nih :))



Senin, 29 Agustus 2011