Aku harap kau tidak terlalu sibuk untuk mengingat kalau kau harus makan siang, dengan teratur. Aku harap, semoga kaca dirumah tidak terlalu kecil untuk menunjukkan bahwa kau sekarang terlihat jauh lebih kurus. Aku hanya takut kesibukanmu yang semakin liar itu, memakan sebagian lagi tubuhmu yang kini sudah rapuh digulung waktu. Aku harap, kau tidak pernah lupa membawa minyak angin aromatherapy-mu agar jika sutau saat kau merasa pusing, minyak angin itu segera membantumu untuk pulih.
Aku harap, aku masih punya waktu untuk mengingatkanmu kalau kau harus makan siang, dengan teratur. Aku harap, aku masih punya waktu untuk memintamu sekedar berkaca agar kau tahu kalau kau sekarang terlihat jauh lebih kurus. Aku harap, aku masih punya waktu untuk menanyakan kabarmu ditengah kesibukanmu sebagai seorang kepala di kantor. Aku harap.
Ma, semoga Allah berkenan memberiku waktu lebih lama untuk membuktiikan bahwa aku mampu membuatmu merasa tidak sia-sia menahan lapar saat makan siang, membuatmu lapang karena tidak sempat menyadari bahwa kesibukanmu terlampau jahat terhadap tubuhmu, membuatmu merasa bahwa semua kerja kerasmu berharga karena anakmu ini berhasil menjadi seorang apoteker. Insya Allah Ma, 4 tahun lagi.
Mohon doa restumu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar