Selasa, 24 Januari 2012

Hujan

Hujan nampaknya rindu bumi. Mungkin langit tahu, kami disini kering. 
Jika mereka bilang awan mendung mengerikan, kataku itu indah. Entah, kufikir terkesan teduh saja. Memang, aku sedikit tidak bersahabat dengan matahari. Kini dia terlampau terik. Jika lupa membawa sunblock, pasti wajahku terbakar. Yang aku heran, mengapa langit bisa tahan begitu dekat dengan matahari ? 
Mungkin hujan adalah cara langit menjeritkan kepedihan. Yang aku tidak paham, pedih macam apa yang langit rasakan. Yang aku tahu, hujan itu indah dibalik apapun yang langit rasakan waktu hujan. 
Rasanya, ketika hujan turun, waktu seakan berjalan lebih lambat. Kufikir, cara mesnyukurinya  adalah dengan menikmati.
Jika ada petir ? Entah, tapi aku benci petir. Suaranya membuatku migrain.
Hujan jatuh dipelupuk mataku. Hujan jatuh di atas hidungku. Hujan jatuh di pipiku. Hujan jatuh membasahiku. 
Aku tersenyum. Itu menyenangkan.


Pernah sadar tidak, bahwa hujan itu wangi ?Aku sadar.
Tidak percaya ? Coba buktikan nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar