Hai Sirius, dimana kamu sekarang ? Aku harap secepat mungkin aku menemukanmu. Nebulaku sedang kosong.
Gelap.
Aku jatuh, Sirius. Dihempaskan mentah-mentah oleh ekspektasiku tentang beberapa hal yang membuatku semakin lemah. Bertubi-tubi. Sakit sekali rasanya.
Katakan. Katakan bahwa langit tidak akan runtuh tanpa bintang, Sirius. Maka Nebulaku akan selalu baik-baik saja karena bintang baru akan lahir setelah ini, bukan ?
Aku percaya, Sirius. Sungguh. Hanya saja...
Disini terlalu sesak, Sirius. Aku seperti dibebat pertanyaan-pertanyaan yang aku sendiri tidak paham. Aku ingin menghilang sejenak dari sini. Terbang ke tempatmu yang sesungguhnya di hamparan antariksa.
-aku masih Canopus-







